Pemerintah menaikkan BBM (Bahan Bakar Minyak) sebesar 28,7% tidak akan mempengaruhi semangat penjualan mobil yang ditargetkan sebesar 500 ribu unit untuk tahun ini.
"Kami optimis permintaan mobil di Indonesia akan terus meningkat dalam jangka menengah maupun panjang," kata Presdir PT. Krama Yudha Tiga Berlian (KTB) Fumio Kuawayama ditemui di sela-sela peluncuran Mitsubishi Strada Triton Exceed, di Jakarta
Memang kemungkinan untuk berjualan masih ada untuk pasar di Indonesia tapi apakah masih bisa juga untuk menjual melebihi dengan penjualan tahun-tahun sebelumnya.
Bayangkan saja saat ini pemerintah mengambil kebijakan agar masyarakat yang ekonominya menengah keatas tidak memperoleh subsidi mengenai konsumsi bbm untuk kendaraannya. Diharapkan masyarakat kelas menengah keatas ini bisa mengkonsumsi BBM yang non-subsidi. Penjualan tahun sebelumnya mungkin masih ada masyarakat yang memiliki mobil lebih dari 1 bahkan lebih, hal inilah yang sebenarnya yang mendongkrak penjualan mobil di pasar Indonesia.
"Kami yakin Indonesia justru bisa menikmati kenaikan harga minyak mentah dunia, karena memiliki banyak sumber energi dan sumber daya alam," katanya.
Memang sumber energi di wilayah Indonesia ini sangat banyak sekali akan belum bisa mengelola dengan baik (efisien dan efektif). Banyak sekali lahan-lahan yang mengandung minyak dan banyak juga lahan mengeluarkan gas bumi. Jika pemerintah mau bertindak untuk membeli teknologi untuk hal itu maka kita akan memiliki sumber energi yang melimpah dimasa yang akan datang. Dengan catatan tetap berlaku sistem pemerintahan yang bersih dari korupsi-korupsi.
Kuwayama mengatakan, dalam jangka panjang Indonesia memiliki potensi pasar mobil yang besar, karena saat ini juga merupakan pasar ketiga terbesar bagi sepeda motor.
"Pemilik sepeda motor yang ada sekarang merupakan potensi pasar mobil yang besar di masa depan. Apalagi penduduknya mencapai lebih dari 200 juta jiwa," katanya.
Penduduk Indonesia memang lebih dari 200 juta sekarang sudah mendekati 300juta, rata-rata penduduknya lebih senang menggunakan sepeda motor untuk bepergian. Untuk pasar sepeda motor, Kuwayama boleh lebih optimis untuk produk sepeda motor. Sepeda motor akan sangat berguna sekali ketika perjalanan ramai sekali atau rawan macet, selain itu dengan banyaknya pengendara mobil yang beralih ke sepeda motor akan mengurangi tingkat kemacetan, hanya sebagian saja yang akan menggunakan mobil untuk bepergian. Selain itu sepeda motor lebih hemat bahan bakarnya dibandingkan dengan mobil , hal ini juga yang menyebabkan pengendara mobil beralih ke sepeda motor.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar